Home

Imah Babaturan

Warung Kopi Kampung di Kota.

Apa itu

Warung Kopi Imah Babaturan


Warung kopi Imah Babaturan atau lebih sering disebut Warung Imah Babaturan adalah warung kopi kampung di kota yang berlokasi di Jalan Kebon Bibit No.3, Bandung. Imah Babaturan yang berasal dari bahasa Sunda yang artinya rumah teman, memang terinspirasi dari kisah nyata sehari-hari dimana teman-teman kerapkali makan masakan Mbak di rumah walaupun yang punya rumahnya ga ada 😀 …abis itu, dilanjut ngopi dan nongkrong sampe malem.

Biasanya Mbak akan masak tongseng kambing abis idul adha..Nah saat itulah yang ditunggu-tunggu sama semuanya. Ga cuma tongseng kambing aja sih, Mbak kalo masak apapun pasti enak rasanya. Masak air juga beda aja rasanya di tenggorokan hahahha…

Seperti judulnya, kami menyediakan  kopi dan makanan rumahan dengan resep keluarga. Tongseng kambing adalah menu andalan pertama kami dan sesuai dengan permintaan teman-teman, Cumi Cabe Ijo menjadi menu andalan selanjutnya. Untuk kopinya kami menyediakan kopi tubruk, kopi vietnam drip dan es latte. Sementara untuk teman kopinya, kami menyediakan berbagai cemilan rumahan seperti bala-bala sambal kacang, bihun sambal kacang, pisang goreng, dll. Nanti cek bentukan lengkapnya di Instagram story @imahbabaturan ya!

Oya, di tahun 2019 ini, kita memutuskan untuk punya website sendiri yang isinya akan seputar pertanyaan-pertanyaan yang sering ditanyain sama netizen hahaha…juga ada blog yang akan diupdate terus. Hore ga?? Hore dong! 😀

Kalo mau baca cerita terbaru dari Imah babaturan, silakan klik menu di kanan atas dan pilih ‘Cerita Imah Babaturan’ ya 🙂

Kenapa Kalian Bakalan Suka Menu Kami

There is never been a better time to eat traditional. Traditional means working with nature.

  • Delicious
  • Ethical
  • Sustainable
  • Seasonal

Peringkat: 4 dari 5.

Makan siang enak

Tadi ke sini jam makan siang bareng temen-temen, lumayan penuh jadi perlu nunggu untuk dapet kursi, dan kebagian tempat diluar yang lumayan panas. Kita pesen menu beda-beda. NASI CUMI CABAI IJO katanya favorite menu disini, untuk rasa cukup enak, cabainya ga terlalu pedas, porsinya banyak banget, dan cuminya seger banget ga bau amis, tetapi yang saya kurang suka nasinya jadi agak berminyak gitu. Lalu saya mencicipi makanan teman saya SATE DAGING, rasanya mirip gepuk dan bumbu satenya enak (agak pedas). Untuk makanan yang paling enak yang tadi saya cicip adalah SAPI ASAP, bumbunya pas antara pedas asin gurihnya. Minumnya yang jeruk peras standar, kalau yang es latte rasanya pas bagi pecinta kopi.

Syifa Afifah

Peringkat: 3.5 dari 5.

Sederhana namun NIQMAT

Bentukannya sederhana banget. Cuma rumah makan kecil di teras rumah. Ada bagian yang ber AC dan non AC juga. Enak sih duduk di tempat yang non AC sekalian menikmati angin kalo sore. Cuma kalo siang lumayan panas juga duduk di sini rupanya. Yang unik, tiap hari ada menu spesial yang disajikan di sini. Dan menu spesialnya berubah ubah tiap hari. Sebetulnya ku tertarik ke sini karena pengen cobain balakutak. Sayang hari itu bukan balakutak menu spesialnya. Jadilah ku order menu yang lain. Sistem pesennya langsung di kasir. Model kasirnya pun kaya di warung kopi tradisional. Interiornya dikelilingi kayu kayu warna coklat gelap. Alat makan yang digunakan juga alat alat makan jadul kaya piring kaleng. 

Alexia Oviani

Peringkat: 4 dari 5.

Having Homey Foods From Your Friend’s House

Setiap kali melintas di Jalan Kebon Bibit, saya selalu penasaran apa yang sebenarnya di jual oleh kedai kopi kecil ini. Dari segi tempat sih sebenarnya biasa saja, simpel dan sederhana. Konon kata teman saya yang fasih berbahasa Sunda, kata Imah Babaturan sendiri artinya Rumah Teman. Tak heran jika masakan yang disajikan di tempat ini adalah masakan rumahan Sunda. 

Fadhlur Rohman

Cerita terbaru tentang kami

Cerita Imah Babaturan


Opening Hours

Senin
8:00 am – 10:00 pm
Selasa
8:00 am – 10:00 pm
Rabu
8:00 am – 10:00 pm
Kamis
8:00 am – 10:00 pm
Jumat
8:00 am – 10:00 pm
Sabtu
8:00 am – 10:00 pm
Minggu
8:00 am – 10:00 pm