Cerita Imah Babaturan

Paket Rantang Lebaran

Mohon maaf karena baru sempet cerita keseruan waktu lebaran di warung kemarin.  Gapapa ya, adminnya suka skip emang 🙂 Ide buat kirim rantang tuh udah muncul dari sebelum puasa sih, tapi masih belum firm karena belum kebayang teknisnya kaya gimana. Tau-tau waktu cepat sekali berlalu. Trus baru inget kalo kita punya ide rantang ini.  SemingguLanjutkan membaca “Paket Rantang Lebaran”

Cerita Imah Babaturan is back!

Setelah sekian lama ga ada konten video karena memasuki fase parno karena corona, akhirnya dengan persiapan dadakan, semuanya bisa kumpul! Jam 8 malem semuanya di-whatsapp dengan tanpa harap. Niatnya cuma iseng-iseng berhadiah. Kalo pada bisa, hayu, tapi kalo engga ya gapapa. Ternyata pada bisaa, asiik! Jadilah hari Minggu kemarin kita bikin konten lagi. Niatnya cumaLanjutkan membaca “Cerita Imah Babaturan is back!”

Masker kolaborasi The Baby Birds X Warung Imah Babaturan

Sebelum wabah corona ini muncul, niat dan wacana kolaborasi sama teman baik kami, @thebabybirds emang udah ada. Eh belum sempet terealisasi, tiba-tiba si pandemik ini muncul. Lalu di suatu siang kepikiran kenapa ga bikin masker buat dibagiin biar pada sehat semua. Langsung aja whatsap Ing sebagai nakhoda kapal Babybirds. Setelah wasweswos, jawaban Ing adalah, “WahLanjutkan membaca “Masker kolaborasi The Baby Birds X Warung Imah Babaturan”

FROZEN FOOD IMAH BABATURAN

Wacana ini sebenernya sudah ada sejak beberapa bulan lalu, tapi dirasa belum pas aja waktunya. Sampai akhirnya kami memberanikan launching dengan keterbatasan yang ada. Dari menu-menu yang ada di warung, akhirnya kami memutuskan untuk mengeluarkan 9 menu frozen food: Dan menu ke-8 serta 9 adalah nasi goreng kambing dan nasi goreng ayam kampung! Bener aja, begituLanjutkan membaca “FROZEN FOOD IMAH BABATURAN”

Bersatu Kita Collab Lawan Corona

Pada ngerasa ga sih kalo belakangan ini waktu kayanya berjalan lambat banget? Katanya itu adalah tanda-tanda kalo kita mulai bosen huhuhu… 2 minggu pertama kayaknya semua orang, termasuk kami, sibuk adaptasi sama kebiasaan baru. Ngatur jam operasional, membiasakan menggunakan masker (walaupun eungap), cuci tangan sesudah melakukan apapun sampe kulit tangannya keriput, jaga jarak sama semuaLanjutkan membaca “Bersatu Kita Collab Lawan Corona”

Pertanyaan yang paling sering ditanyain

Mungkin karena kami sudah menginjak tahun kelima dan orang luar tampak gemas menilai bahwa belum ada ekspansi apa-apa untuk membesarkan bisnis ini. Tidak mengikuti jejak teman-teman kami yang sudah punya cabang dimana-mana. Maka pertanyaan yang paling sering ditanyain adalah “Kapan dong buka cabang di Jakarta?” atau “Emang ga ada rencana buka cabang di tempat lainLanjutkan membaca “Pertanyaan yang paling sering ditanyain”

Cerita tote bag

Sebagai orang yang suka dengan hal-hal spontan, kami senang membuat sesuatu yang bikin kami senang juga.  Contohnya bikin tote bag (kemarin-kemarin tote bag kayaknya heits sekali karena bisa meminimalisir kantong plastik. Sekarang mesti distop karena udah kebanyakan haha). Sampai detik ini berarti kami sudah bikin 3 edisi tote bag dengan gambar menu andalan:  tongseng kambingLanjutkan membaca “Cerita tote bag”

Selamat 4 tahun, Imah Babaturan!

Bulan Oktober lalu, Imah Babaturan genap berusia 4 tahun! Sungguh perjalanan yang makin menantang sekaligus seru!. Jika diibaratkan punya anak 4 tahun, dia sudah mulai butuh bersosialisasi makanya mulai dimasukin play group, atau mulai ikut kegiatan ini dan itu. Otomatis temennya udah tambah banyak. Sama kaya kondisi warung yang mulai nambah temennya, tambah banyak kegiatannya,Lanjutkan membaca “Selamat 4 tahun, Imah Babaturan!”

KEJAMNYA BISNIS KULINER DI BANDUNG

Tulisan dengan judul ini sebenernya udah lama banget diendapkan. Jadi ceritanya dulu banget, jauh sebelum muncul istilah food blogger, saya beberapa kali  dapet kerjaan ngereview cafe dan resto di Bandung untuk dimuat di majalah lifestyle. Jadinya kalo ada tempat baru, dengan gercepnya saya langsung samperin sebagai bahan tulisan. Bandung sebagai destinasi wisata kuliner no.1 pastiLanjutkan membaca “KEJAMNYA BISNIS KULINER DI BANDUNG”

MenikmaTEA Sore

Suatu siang, kami dihubungi oleh Dyna dari NBBT Collective yang mau ngajakin kerjasama bikin activity di Imah Babaturan. Semesta memang selalu mendukung niat baik bukan? Waktu Dynna cerita soal idenya, kepikiran banget kenapa ga dicollab-in aja sama Toko Kue Temen, karena belum sempet diworo-woro lagi secara serius. Jadilah hari Sabtu 6 Juli kemarin kita bikinLanjutkan membaca “MenikmaTEA Sore”

PERKENALKAN: TOKO KUE TEMEN

Ide ini muncul gara-gara kita sering banget kebingungan mesti gimana kalo ada temen-temen yang pengen nitip kue hasil bikinannya di warung Imah Babaturan. Sering banget juga kebanjiran sampel kue tapi beneran ga tau mesti didisplay dimana… Dengan keterbatasan space yang ada, kita nyaris ga bisa berbuat apa-apa 😦 Rasanya pengen bantuin tapi ga berdaya gitu.Lanjutkan membaca “PERKENALKAN: TOKO KUE TEMEN”

Menu sarapan is back!

Ga cuma band aja yang bisa vakum, menu sarapan kami yang sempet vakum beberapa bulan, akhirnya muncul lagi! Dan lewat tulisan ini, kami ingin memperkenalkan duet maut di menu sarapan Imah Babaturan: Lontong Sayur dan Bubur Lodeh! Dengan harga 15.000 rupiah/ porsinya, kalian bisa menikmati dua menu sarapan tadi. Lontong sayur mungkin lebih familiar dibandingLanjutkan membaca “Menu sarapan is back!”

Akan hadir sebentar lagi: TOKO KUE TEMEN

Kami senang sekali memberitahu teman-teman, bahwa sebentar lagi akan hadir toko kue teman yang berlokasi sama dengan warung Imah Babaturan. Kenapa namanya toko kue temen? Karena banyaknya permintaan dari teman-teman yang ingin menitipkan kue hasil karyanya sendiri yang enak-enak dan bikin ngiler, tapi karena keterbatasan tempat,  jadinya kami tidak berani menerima tawaran tersebut, akhirnya tercetuslahLanjutkan membaca “Akan hadir sebentar lagi: TOKO KUE TEMEN”

Memuat…

Terjadi masalah. Harap segarkan halaman dan/atau coba lagi.


Follow Blog Kita

Dapatkan konten terbaru tentang Imah Babaturan

%d blogger menyukai ini: